28 september 2009,
Berbicara tentang gitar yang kurang pass,
Antara gitar yang pass dan yang kurang pass sebenarnya terdapat pada ketentuan nada sesuai dengan SIG (standar internasional dunia pergitaran) ataukah tidak. Karena ketika seorang memegang di anggap kurang pass saat tidak sesuai dengan standar internasional yang juga tercantum dalam UUG ’00 (Undang-Undang pergitaran tahun ga’ genah), keadaan kurang pass ini sering terjadi dalam kalangan homo sapiens yang kurang pass (ngomong apaan sih,,,?? Ada UUG ’00, SIG,,,???ntar apa lagi kang,,??).
Adapun UUG ‘00 dan SIG yang telah di sahkan oleh seluruh pelosok satria bergitar (kok kayak bang Roma,,?) berdaulat dalam keadaan yang sama. Yaitu keadaan di mana nada C mayor hingga B mayor sesuai dengan kehendak telinga dan flashdisc dalam otak mereka. Kesesuaian, keganjilan, kemlencingan, kegugukan, kengingikan menjadi tolok hitung kebenaran dan kesalahan UUG ’00 dan SIG mereka (ifvioAilovabi,,,??).
Keguruan nada antara nada terendah menjadi pengiring nada-nada sombong di bagian bawahnya, di antara guru-guru dan pejabat yang nyata haruslah sadar bahwa mereka hanya pengiring dan pelayan bawahannya (wessszzzzz,,,,,,,,,!!).


